Perlindungan dan pengelolaan hutan mangrove merupakan serangkaian upaya untuk menjaga dan merehabilitasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Upaya ini mencakup pelestarian keanekaragaman hayati, pemanfaatan sumber daya secara lestari, pendampingan usulan perhutanan sosial, serta penguatan kelembagaan. Keberhasilan pengelolaan hutan mangrove memerlukan partisipasi aktif masyarakat yang didukung oleh kebijakan yang berpihak pada pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan.
Melindungi sumber daya perikanan melalui pelibatan masyarakat dalam pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, antara lain melalui pemantauan komoditas perikanan (kepiting bakau dan udang), penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan perikanan, serta penetapan kawasan penutupan sementara (*temporary closure*). Upaya ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem, memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan, dan memberikan manfaat bagi generasi kini maupun mendatang.
Meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir dilakukan melalui pendampingan dan strategi pengelolaan sumber daya berbasis potensi desa yang dikembangkan secara berkelanjutan melalui penguatan kelembagaan. Upaya ini mencakup budidaya perikanan, peningkatan nilai tambah produk, serta perluasan akses pasar bagi masyarakat atau pelaku usaha lokal guna meningkatkan pendapatan. Program tersebut didukung oleh penyediaan alat dan pelatihan keterampilan.
Kesehatan Pesisir
Kesehatan Lingkungan Masyarakat Pesisir
Memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir melalui peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak, terutama di wilayah dengan keterbatasan fasilitas dan tenaga medis. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan peningkatan kapasitas kader kesehatan desa, penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan dasar bagi masyarakat, serta edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat.