Verifikasi Teknis Usulan Hutan Desa Teluk Lanus

Verifikasi Teknis Usulan Hutan Desa Teluk Lanus
0 comments, 21/08/2017, by , in Featured

Mitrainsani.or.id| Tahun 2013 Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sei Apit Kabupaten Siak telah mengusulkan pengelolaan hutan dengan skema hutan desa seluas 3.429 Ha kepada pemerintah daerah, Setelah 3 tahun terhenti di tangan Pemerintah Kabupaten kemudian terjadi perubahan kebijakan dalam melakukan usulan di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait Perhutanan Sosial.

Desa Teluk Lanus adalah desa paling terakhir dikecamatan Sungai Apit, Kabupten Siak untuk wilayah pesisir, dimana desa Teluk Lanus berbatasan langsung dengan antar kabupaten yaitu kecamatan Kuala Kampar kabupaten Pelalawan. Desa Teluk Lanus memiliki luas wilayah lebih kurang 41000 Ha, dimana sebahagian wilayah telah di kelola oleh masyarakat setempat menjadi perkebunan dan beberapa diantaranya di kelola oleh perusahaan HTI serta HGU. Kondisi ini mulai mempersempit wilayah kelola masyarakat tempatan dimana desa Teluk Lanus saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 560 kepala keluarga dan dihuni dengan macam ragam suku, diantaranya jawa, melayu, lombok serta minang, penduduk paling banyak adalah melayu lokal.
Pertemuan di Balai Desa
Setelah terjadi perubahan kebijakan dalam pengusulan Perhutanan Sosial dengan Skema Hutan Desa, Desa Teluk Lanus melakukan usulan kembali pada tahun 2017, secara langsung kepada Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan dengan luasan yang sama, 3.429 Ha. Rencana menuju Hutan Desa Teluk Lanus mulai menemukan titik terang, tanggal 15 Agustus 2017, tim Verifikasi dari KLHK melakukan pantauan lapangan untuk melihat langsung keberadaan kawasan hutan dan lembaga pengelola yang telah dibentuk.

Dalam proses Verifikasi Teknis terdapat dua hal yang menjadi poin utama, yaitu verifikasi langsung kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa melaui pemerintahan desa dan verifikasi Kawasan Hutan yang diusulkan. Selain itu juga dalam proses ini berbicara potensi alam non kayu yang bisa dimanfaatkan kelompok dan masyarakat sebagai pendukung ekonomi, rencana kegiatan dimasa yang akan datang dan akses menuju hutan desa.
Pengecekan Titik Koordinat di HD Teluk Lanus
Hutan Desa Teluk Lanus yang diusulkan juga menjadi momentum dalam proses restorasi ekosistem di kawasan gambut dalam upaya perbaikan fisik hutan primer. Selain itu ketergantungan masyarakat atas hutan masih cukup tinggi, hal ini dilihat dari pemanfaatan hasil hutan non kayu seperti damar, kulit medang, dan yang terpenting kawasan hutan ini juga menjaga keberadaan Tasik Belat yang memiliki beragam jenis ikan dengan nilai ekonomis tinggi.

Proses Verifikasi Teknis ini dilakukan bersama Yayasan Mitra Insani sebagai Mitra Pendamping Desa, Staf KLHK, BPSKL Sumatera dan KPHP Tasik Besar Serkap Provinsi Riau.