Sebuah Kampanye Imaginer : SEKARANG Saatnya Politisi Berpikir Waras

Sebuah Kampanye Imaginer : SEKARANG Saatnya Politisi Berpikir Waras
0 comments, 30/12/2016, by , in Featured

Mitrainsani.or.id | Melalui buku “Tegaknya marwah Sumatera Kami” menjadi pelengkap dua buku sebelumnya sehingga terbitnya Trilogi buku. Terbitan pertama mengusung judul “Solusi Tanding JOKOWI “ dengan tema “Setumpuk Tagihan Keselamatan Ruang Hidup” yang memiliki 9 Penulis. Terbitan kedua mengusung judul “Robohnja Sumatera Kami” dengan 7 Penulis. Sampai kepada buku terbitan ketiga dengan judul “Tegaknja Marwah Suamtera Kami” dengan mengusung tema “SEKARANG Saatnya Politisi Berpikir waras.

Ketiga buku ini memprioritaskan permasalahan – permasalahan komplit yang terjadi di Sumatera yang mengacu pada paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah demi mengatasi krisis berbagai aspek kehidupan dan memberikan jaminan keselamatan ruang hidup bagi puluhan juta warga di Sumatera.

Pulau Sumatera adalah sesuatu yang penting dari Republik Indonesia baik dari masa lalu hingga masa sekarang. Sejak masa kerajaan hingga pendudukan belanda, Jepang, Inggris dan paska-Kemerdekaan. Dalam proses sejarah yang ada tersimpan kebijakan – kebijakan dan hikmah penting tentang kekinian kehidupan sosial, bahasa, politik, ekonomi dan ekologi.

SEKARANG Saatnya Politisi Berpikir Waras
Berdasarkan pengalaman berproses dengan aspek – aspek legal, kapasitas teknis manajerial dan perjuangan untuk ruang kelola hidup, Buku “Tegaknja Marwah Sumatera Kami” diharapkan mampu menjadi sebuah insiprasi dan ajakan untuk bersama membangun negeri, agar sumatera tegak kembali.

Didalam buku ini terdapat 6 penulis yang memposisikan diri sebagai calon pemimpin perubahan dengan peta kampanye politik imajiner sumatera. Setiap penulis memaparkan visi misi berdasarkan kompleksitas permasalahan yang terjadi serta membuat terobosan dalam sebuah solusi. Penulis Pertama Uslaini mencalonkan diri sebagai DPRD Sumatera Barat dari Partai Hijau membuat pidato kampanye ancaman industri pengeruk kekayaan alam yang memiskinkan dan menghancurkan martabat orang minang.

Penulis Kedua Zainuri Hasyim sebagai Calon Gubernur Riau Jalur Independen memaparkan visi misinya bagaimana “ marwah Riau – melayu guna memastikan keselamatan rakyat”. Penulis Ketiga Datu Usman Gumanti sebagai Calon Bupati Tebo Jalur Independen memaparkan bagaimana “ Masa depan masyarakat adat dan warga perdesaan”. Penulis Keempat Herbet L.P Panggabean sebagai calon Anggota DPD Riau Jalur Independen dengan paparan “peran politik yang strategis untuk menghentikan pembakaran hutan dan lahan, menjamin keselamatan warga, dan meningkatkan kesejahteraan”. Penulis Kelima Def Tri sebagai Calon Gubernur Bengkulu Jalur independen dengan visi misi “pengakuan dan perlindungan masyarakat adat”. Penulis Keenam Sunarni Widyastuti sebagai Calon Anggota DPRD Lampung dari Partai NasDem dengan kampanye politiknya “pengelolaan kawasan hutan untuk masyarakat”. didalam buku ini ditutup dengan tulisan “menembus batas program dan menegakkan kembali marwah pulau sumatera” oleh Sigid Widagdo.

Dengan pendekatan kampanye imajiner, buku ini dikemas dari proses pembelajaran selama lima tahun terakhir menjadi sebuah deklarasi politik yang mengedepankan keselamatan rakyat, kepastian produksi dan konsumsi rakyat yang tangguh dan berdaya pulih, serta berkelanjutan fungsi – fungsi alam penopangkehidupan untuk generasi sekarang dan masa depan. Sejalan dengan diterbitkannya buku ini sekaligus menegaskan bahwa saatnya kita berpikir waras bila ingin melihat Sumatera keluar dari krisis aspek – aspek kehidupan dan kembali tegaknya Marwah Sumatera.