Mempercepat Pembangunan Perhutanan Sosial Di Riau

Mempercepat Pembangunan Perhutanan Sosial Di Riau
0 comments, 18/05/2016, by , in Blog, Dokumen, Featured, Related

Pada hari Rabu ( 18/5/2016), di Ball room Grand Zuri, Pekanbaru, Riau, berlangsung workshop daerah yang dilaksanakan oleh Yayasan Mitra Insani ( YMI ) berkerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Riau. Tema dari workshop ini adalah mempercepat pembangunan perhutanan sosial di Provinsi Riau.

IMG_4304

Workshop dua hari ini dibuka oleh Direktur Yayasan Mitra Insani ( YMI ), Muslim Rasyid, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau, Fadrizal Labay, dan Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kementrian Lingkungan, Wiratno,

Wiratno, Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kementrian Lingkungan

Wiratno, Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kementrian Lingkungan

Workshopini bertujuan untuk mempercepat pembangunan perhutanan sosial di provinsi Riau. Pembangunan perhutanan sosial di Riau berjalan sangat pelan dibandingkan dengan provinsi tetangga. Sejak tahun 2008 sampai dengan tahun 2016, di provinsi Riau hanya terdapat kurang lebih 4200 Ha hutan desa yang mendapatkan PAK dari kementrian Kehutanan. Hutan desa ini berada di desa Segamai dan desa Serapung, kabupaten Pelalawan. Jika dibandingkan dengan hak pengelolaan hutan oleh korporasi angka ini hanya sebesar 0.1 persen. Sebuah ketimpangan sosial.

Fadrizal Labay, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau

Fadrizal Labay, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau

Padahal, perhutanan sosial menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam meningkatkan akses pengelolaan kawasan hutan negara untuk masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan hutan. Berdasarkan Peta Indikasi Alokasi Perhutanan Sosial ( PIAPS) alokasi terpetakan olehKementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK) untuk provinsi Riau mendapat kurang lebih 1.4 juta Ha kawasan perhutanan sosial. Dapat dikatakan Riau mendapatkan jatah hutan sosial yang besar. Perhutanan sosial diperlu digesa sebagai salah satu jawaban mencegah degradasi lingkungan di provinsi Riau.

IMG_9899

Muara dari workshop ini diantaranya adalah membangun kesapahaman dalam pencapaian target nasional perhutanan sosial seluas 12.7 juta Ha, menyepakati peta arahan perhutanan sosial di provinsi Riau, dan menginisiasi terbentuknya kelembagaan koordinasi perhutanan sosial provinsi Riau.

Jika tidak ada kesepahaman ini, baik itu antara pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan Pusat. Perhutanan sosial di Provinsi Riau akan tetap jalan ditempat ditengah ancaman degradasi hutan yang semakin meningkat.