Komitmen Masyarakat Dalam Proses RETN

Komitmen Masyarakat Dalam Proses RETN
0 comments, 01/02/2017, by , in Featured

Mitrainsani.or.id | Yayasan Mitra Insani (YMI ) bersama masyarakat Adat Kenegerian Gunung Sahilan telah membangun komitmen bersama dalam mendukung proses & progres Revitalisasi di Kab. Kampar. Para pemangku adat telah menjelaskan bagaimana kondisi terkini dalam pengelolaan tanah ulayat di wilayah Kab. Kampr khususnya kawasan yang berada di kenegrian Gunung Sahilan dan sekitarnya yang menjadi Eks. PT HSL & PT. SRT yang rata – rata adalah tanah adat / tanah ulayat.

Penyelamatan hutan tersisa dan mengembalikan fungsi kawasan hutan tidak hanya saja berbicara soal hutan lesatri, akan tetapi juga memberikan dampak dalam mensejahterakan masyarakat yang berada didalam kawasan tersebut. Pengelolaan kawasan yang tidak baik mulai dari jual beli kawasan dan proses ilegal logging menambah kehancuran Sumber Daya Alam yang ada dan tidak berdampak positif bagi masyarakat disekitaran kawasan hutan.

YMI bersama Pemangku Adat membangun sebuah komitmen dalam mendukung Proses RETN di Wilayah Gunung Sahilan dan terlibat aktif dalam menentukan batas wilayah adat dan sempadan adat lainya. Selain itu Ninik Mamak bersepakat untuk membantu menata kembali tanah ulayat tanpa menggusur masyarakat yang telah berada didalamnya dan sepakat melakukan penindakan hukum terhadap aktifitas penebangan liar di kawasan hutan yang tersisa dan pembukaan lahan baru tanpa sepengetahuan dan seizin pemangku adat.

Keterlibatan aktif masyarakat ini menjadi penting dalam proses Revitalisasi Ekositem di kawasan Kab. Kampar khususnya di Eks. PT. HASL & PT. SRT, terbentuknya kesadaran di tingkat masyarakat dalam mengembalikan kondisi hutan yang telah rusak serta menjaga hutan yang tersisa adalah salah satu capaian dari Program RETN . kedepannya dengan skema Perhutanan Sosial, masyarakat akan mengelola Sumber Daya Alam dalam pendukung aspek kehidupan dengan tetap menjaga kelestarian alam.