Kick Off Meeting Pengelolaan Hutan & Lahan Gambut Berbasis Kesatuan Hidrologi Gambut

Kick Off Meeting Pengelolaan Hutan & Lahan Gambut Berbasis Kesatuan Hidrologi Gambut
0 comments, 03/03/2017, by , in Featured

2 Maret 2017, YMI melakukan Kick Off Meeting program “Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Peningkatan Peran Serta Para Pihak Dalam Pengelolaan Hutan dan Lahan Gambut Berbasis Kesatuan Hidrologi Gambut” bersama pemerintahan Kab. Pelalawan. Acara ini dihari para pihak dijajaran pemerintahan kabupaten, kecamatan hingga pemerintahan desa bersama masyarakat yang nantinya terkait dengan jalannya program. Kegiatan ini merupakan tahapan awal dari proses program yang mana YMI bersama Konsorsium yaitu FITRA Riau, JMGR & PSB-UR untuk membangun kesepahaman bersama dengan pemerintaha sehingga tercipta harmonisasi program yang baik.

Pengelolaan Hutan dan Lahan Gambut berbasis kesatuan Hidrologi gambut merupakan upaya menjaga ekosistem yang mengikuti karakteristik dari lingkungan tersebut. Selain menjaga, upaya mengembalikan kawasan yang telah rusak yang sesuai dengan kondisi lahan tersebut meliputi dari tata air, vegetasi dan kelembapan lahan tersebut. Rusaknya Hutan dan Lahan Gambut menimbulkan dampak yang sangat besar, selain kepada ekosistem dan biodiversitas gambut, ancanan kebakaran adalah hal utama yang mesti menjadi perhatian besar. Di Riau saat ini kebakaran dilahan gambut menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat terutama masyarakat yang hidup disekitar kawasan gambut.
YMI Kick Off Meeting
Dijelaskan oleh Muslim Rasyid selaku Direktur YMI, kegiatan utama dari program yang akan dilaksanakan di Desa Gambut Mutiara, Desa Segamai & Desa Serapung adalah memfasilitasi penyusunan dolumen rencana aksi restorasi pengelolaan lahan gambut, kajian anggaran kabupaten terkait pengelolaan hutan dan gambut, pemetaan melalui udara wilayah desa, fasilitasi pembangunan canal blocking, pelatihan padilukultur, pengembangan agroforestry, pengembangan demplot green farming, pengusulan ruang kelola masyarakat melalui perhutanan sosial, pendampingan dalam pembuatan perdes dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pelatihan penyusunan RKPDes dan anggaran desa berbasis ruang desa gambut, pelatihan dan pengadaan peralatan pemadaman kebakaran, pembuatan media kit terkait dampak kebakaran hutan dan lahan, sosialisasi isu kebakaran dan kesehatan ke sekolah, pembuatan SOPs dan Early Warning System (EWS) respon kebakaran tingkat desa dan pembuatan meia publikasi dan promosi pembelajaran aksi restorasi yang teah dilakukan.
kickoffmeeeting ymi
Proses ini disambut baik oleh berbagai pihak didalam jajaran pemerintahan Kab. Pelalawan dengan berbagai macam usulan yang membangun, dan juga pemerintahan desa juga mengusulkan bagaimana nantinya hal ini membawa respon dan dampak positif bagi masyarakat mereka. Program yang akan berjalan kurang lebih 11 bulan ini didanai langsung oleh Indonesian Climate Change Trust Fund (ICCTF) melalui Kementrian PPN/ Bappenas.