Program Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Skema REDD Wilayah Sumatera digagas pada Agustus 2010 lalu oleh para pegiat LSM dan masyarakat adat di Sumatera. Inisiatif ini didukung oleh Samdhana Institute melalui penyediaan technical assistance dan dukungan pendanaan hibah skala kecil.
Menariknya, inisiatif program ini menekankan pada pengelolaan pengetahuan semua pihak yang terlibat, termasuk di dalamnya asistensi teknis dan penyusunan peta jalan dan mekanisme pelaksanaan program secara bersama. Bahkan salah seorang pelaksananya sempat berujar bahwa ‘program ini kecil dari sisi dukungan pendanaan namun besar dalam aspek peningkatan kapasitas’.




Dengan bismillah, ku awali langkahku meminta agar semuanya berjalan dengan lancar, berharap aman, nyaman dan menyenangkan. Perjalanan menyongsong sungai Serkap membuatku ingin segera sampai pada tujuan, ini adalah pengalaman pertama saya menginjakkan kaki di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Misi utamanya adalah menyusuri sungai Serkap dan melewati sungai Kampar yang memiliki fenomena alam yang sungguh luar biasa yaitu ‘Bono’, yang menurut masyarakat setempat artinya adalah ‘benar’.
Pada Kegiatan kali ini Yayasan Mitra Insani melakukan riset Potensi Biofisik Kelompok Ekosistem Mangrove Sungai Merusi di Pulau Bakung Kabupaten Indragiri Hilir yang bekerjasama dengan institusi Perguruan Tinggi Universitas Riau Fakultas Perikanan dan Kelautan, Jurusan Ilmu Kelautan yaitu Kelompok Studi Belukap Mangrove Club (BMC). Wilayah yang menjadi sasaran riset adalah di sepanjang aliran Sungai Merusi yang berada di dua Desa dan dua Kecamatan yaitu Desa Concong Dalam Kecamatan Concong dan Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri.






